Subscribe

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Pelajari Teknik Dasar Sepak Bola Baru Ini Futbol

Pelajari Teknik Dasar Sepak Bola Baru Ini Futbol Anda ingin bermain bola di liga profesional? Pelajari teknik dasar sepak bola di sini, dan pasang Noice...
HomeFOR YOURekam Jejak Ketua Umum PSSI dalam Mendorong Prestasi Sepak Bola Indonesia

Rekam Jejak Ketua Umum PSSI dalam Mendorong Prestasi Sepak Bola Indonesia

Rekam Jejak Ketua Umum PSSI dalam Mendorong Prestasi Sepak Bola Indonesia

PSSI adalah organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan sepak bola di Indonesia. Didirikan pada 19 April 1930 di Yogyakarta oleh Ir Soeratin Sosrosoegondo, PSSI mengangkatnya sebagai Ketua Umum pertama.

Pada tanggal 22 September 2013, pemain Indonesia merayakan kemenangan mereka setelah mengalahkan Vietnam melalui adu penalti dalam final Kejuaraan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) U-19 yang berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur. Indonesia menang 7-6 dalam adu penalti.

Kenaikan dan penurunan prestasi tim nasional sangat dipengaruhi oleh peran pelatih tim sepak bola dan Ketua Umum PSSI. Kepemimpinan mereka click here menjadi semakin krusial dalam pengelolaan tim nasional serta perbaikan kinerja organisasi sepak bola di tanah air. Hingga saat ini, prestasi timnas sepak bola Indonesia mengalami pasang surut, ibarat roller coaster, seiring dengan perubahan kepemimpinan Ketua Umum PSSI yang berbeda-beda.

Di tingkat Asia dan ASEAN, timnas pernah diperhitungkan pada masa Orde Lama dan antara tahun 1970-an hingga 1990-an, tetapi memasuki awal tahun 2000, prestasi timnas Garuda mengalami kemunduran yang signifikan.

Pada tahun 2016, timnas berada di peringkat ke-180 dunia, posisi yang sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ASEAN.

Setelah FIFA mencabut sanksi pembekuan pada pertengahan tahun 2016, PSSI mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki pengelolaan dan prestasi sepak bola di Indonesia.

Meskipun telah dilakukan berbagai upaya, prestasi di tim nasional senior masih belum menunjukkan perbaikan. Hal ini tidak terlepas dari kinerja Ketua Umum PSSI yang mempengaruhi naik turunnya prestasi timnas sepak bola Indonesia.

Di antara Ketua Umum PSSI, Kardono mencatat prestasi yang paling menonjol. Di bawah kepemimpinannya, timnas sepak bola Indonesia berhasil meraih medali emas di SEA Games dua kali berturut-turut, yaitu pada SEA Games 1987 di Jakarta dan SEA Games 1991 di Manila, Filipina.

Dari sisi prestasi lainnya, R Maladi juga memiliki kontribusi penting di mana timnas Indonesia meraih medali perunggu di Asian Games 1958.

Ketua Umum PSSI berikutnya, Abdul Wahab Djojohadikoesoemo, sukses membawa timnas meraih gelar juara di Merdeka Games dua kali, yaitu pada tahun 1961 dan 1962.

Di era Maulwi Saelan, timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara Piala Emas Agha Khan di Bangladesh. Kosasih Porwanegara di periode kepemimpinannya juga turut membawa timnas meraih kemenangan di Merdeka Games 1969, Piala Raja 1968, dan Piala Pesta Sukan 1972. Sementara itu, di bawah Ali Sadikin, timnas tampil dalam penyisihan grup Piala Dunia U-20 tahun 1979.

Walaupun prestasi timnas Indonesia sebagian besar bergantung pada kinerja Ketua Umum PSSI, diharapkan organisasi PSSI akan terus berupaya meningkatkan prestasi timnas Indonesia di ajang internasional dan memperkaya perkembangan sepak bola di Indonesia.

Di bawah ini adalah kisah serta rekam jejak prestasi Ketua Umum PSSI yang telah berkontribusi dalam mengangkat prestasi timnas Indonesia dalam berbagai kompetisi dari waktu ke waktu.

juegalo com

juegalo com

juegalo com